Sinopsis Film The Da Vinci Coderidge (2006)

Sinopsis Film The Da Vinci Coderidge  – Tayang pada tahun 2006 silam, The Da Vinci Coderidge  merupakan film yang di adaptasi dari novel dengan judul serupa dari penulis terkenal asal Amerika Serikat, Dan Brown. Novelnya sendiri terbit pada tahun 2003 dan mendapat sambutan yang beragam dari para khalayak. Terlepas dari berbagai kontroversinya, Sony Pictures kemudian membuat filmnya untuk ditayangkan secara global pada bulan Mei 2006.

Dengan durasi film sekitar 150 menit, film The Da Vinci Coderidge menjadi film dengan pendapatan terbesar kedua pada tahun 2006, hanya berselisih pendek dengan film Pirates of The Carribean. Keuntungan yang di dapakan secara global menyentuh angka 758 juta dolar AS, dengan biaya produksi hanya sekitar 125 juta dolar AS saja.

Sinopsis Film The Da Vinci Coderidge (2006)

Pendapatan kotor sebanyak itu merupakan hal yang cukup fantasis, orang-orang kemudian berbondong-bondong menuju bioskop untuk menonton film tersebut. Ada yang direkomendasikan melalui situs review, hingga kabar yang beredar dari mulut ke mulut. Unggahan di media sosial juga berperan untuk membuat nama film ini semakin terkenal.

Anda yang tidak membaca novelnya mungkin akan penasaran, sebagus apa film tersebut sehingga diperbincangkan oleh banyak orang? Jangan khawatir, berikut merupakan cuplikan mengenai sinopsis film yang memenangkan penghargaan Golden Schmoes Awards ini.

Sinopsis Film The Da Vinci Coderige tahun 2006

Film The Da Vinci Coderidge mengisahkan perjalanan Robert Langdon, yang diperakan oleh Tom Hanks, untuk menuntaskan kasus pembunuhan misterius yang menimpa kurator Museum Lovren bernama Jacques Sauniere (diperankan oleh Jean-Pierre Marielle). Bekerja sama dengan polisi setempat, Langdon kemudian menyingkap misteri kematian yang menimpa sang kurator. Sophie Neveu, yang merupakan cucu dari Jacques Sauniere (diperankan oleh Audrey Tatou) membantu Langdon sebagai ahli bahasa kuno. Namun, setiap perjalanan yang dilakukan oleh Langdon dan Sophie, mereka diikuti oleh pembunuh bayaran yang diharuskan untuk memusnahkan rahasia tersebut.

Pada akhir film The Da Vinci Coderidge kemudian akan dijabarkan apa sesungguhnya cawan suci tersebut, siapa pembunh sebenarnya dari kurator Museum Louvre dan identitas asli tiap karakter, yakni Sophie, pembunuh bayaran yang mengejar Langdon serta dalang utama dibalik pemusnahan rahasia cawan suci tersebut.

Film ini sempat dilarang beredar karena dianggap menghina agama Kristiani. Bahkan proses filmnya sempat terganggu dengan adanya demonstran yang berunjuk rasa di lokasi syuting untuk memboikot film tersebut. Walaupun begitu, film akhirnya selesai dibuat dan menjadi film yang paling ditunggu untuk tayang pada tahun 2006.

Para pembaca setia novel tersebut juga turut berperan dalam mengangkat nama film The Da Vinci Coderidge ini. Setelah mengetahui sekilas tentang sinopsis film ini, apakah Anda tertarik untuk menonton filmnya?

You May Also Like

About the Author: juonjr

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: